Hyundai Akan Jadikan Indonesia Basis Produksi Otomotif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengamati teknologi yang diterapkan pada mobil fuel cell Hyundai Nexo saat berkunjung ke Seoul, Korsel, Selasa (25/6/2019) lalu. (Foto: Humas Kemenperin)

JABARNEWS | JAKARTA - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company (HMC) akan segera menjadikan Indonesia sebagai basis produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Untuk itu, HMC akan segera merealisasikan investasinya di Indonesia.

Rencananya tersebut ditegaskan pada pertemuan antara Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Korea Selatan (Korsel), Selasa (25/6/2019) lalu.

Baca Juga:

Kurangi Impor Plastik, Pemerintah Genjot Industri Daur Ulang

Ini Tiga Aspek yang Harus Diperhatikan Pelaku Industri Ala Ridwan Kamil



“Mereka akan mulai produksi pada tahun 2021, dengan kapasitas 70.000 hingga 250.000 unit per tahun,” kata Menperin sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Jenis kendaraan yang akan digarap di Indonesia, antara lain adalah SUV, MPV, hatchback, dan sedan. Hyundai menargetkan sebanyak 47 persen produksi untuk pasar domestik dan 53 persen untuk ekspor,” imbuhnya.

Pada kunjungannya di HMC saat itu, Airlangga sempat ikut menguji mobil berbahan bakar hydrogen yang dinamakan Hyundai Nexo. Menperin juga mengamati teknologi yang diterapkan pada mobil fuel cell Hyundai Nexo tersebut.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Hyundai Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Hyundai Motor Company

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi