Relawan Minta Pemkab Cianjur Analisa dan Mitigasi, Antisipasi Kekeringan

Ambrolnya irigasi di Kecamatan Cibeber tepatnya di aliran Sungai Cikondang akibat tidak terawat dan lestarinya sumber air.

Para relawan bela alam Cianjur meninjau Sungai Cikondang. (Foto: Istimewa)

"Cikondang bermuara ke Citarum yang tentunya mempunyai banyak anak sungai yang mengalir dari banyak perbukitan. Apakah perbukitan yang menghasilkan air ke Cikondang hutannya terjaga atau tidak," katanya.

Karena itu, katanya, pihaknya berharap Bupati Cianjur dan jajaranya dapat segera memenuhi kebutuhan air untuk warga di seluruh wilayah Cianjur dan menjadi agenda kerja wakil rakyat yang baru nanti.

Baca Juga:

Heboh! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terlentang di Sungai Cikondang

Kopassus Gelar Bersih-Bersih Ciliwung dan Bagikan Sembako



"Jangan lagi berbicara membangun saluran irigasi baru sementara kelestarian sumber air tidak diperhatikan. Kalau sumbernya tetap terjaga sekalipun saluran ambrol air akan tetap ada untuk area pertanian," katanya.

Seperti diberitakan seribuan hektare lahan sawah di Cianjur, Jawa Barat, yang biasa menghasilkan puluhan ribu ton beras terancam gagal panen atau puso akibat kekeringan, sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp80 miliar.

Camat Cibeber, Ali Akbar mengatakan sejak awal musim kemarau saluran irigasi yang biasa mengairi sedikitnya 1.007 hektare lahan pertanian di sembilan di Kecamatan Cibeber mengering akibat ambrolnya irigasi dan belum diperbaiki. (Ara)
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Musim Kemarau Sungai Cikondang Relawan Bela Alam Pemerintah Kabupaten Cianjur

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi