aqua

Terkait Jual Beli Suara Pemilu, Bawaslu Karawang Periksa 12 PPK

Pemungutan suara di TPS. (Foto: Dok Antaranews)

JABARNEWS | KARAWANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang, Jabar memeriksa 12 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang diduga terlibat dalam jual beli suara pada Pemilihan Umum Legislatif 2019.

Anggota Bawaslu setempat Roni Rubiat, di Karawang, Selasa, mengatakan, 12 PPK dipanggil untuk kepentingan klarifikasi terkait dugaan jual beli suara dari Engkus Kusnaya Budi Santoso, salah seorang caleg DPR RI pada Pemilu Legislatif.

Baca Juga:

Berpengaruh Besar, Milenial Belum Tentukan Pilihan

Suara Milenial Di Pemilu 2019 Masih Swing Voter



"Kita sudah memanggil 12 PPK pada Senin (1/7/2019). Pengakuan mereka (12 anggota PPK) tidak mengenal Kusnaya. Mereka justru dikenalkan oleh Asep Mukhsin (Komisioner KPU Karawang)," katanya.

Dari pengakuan para anggota PPK, pertemuan dengan Kusnaya itu memang terjadi dan sudah ada pengembalian uang kepada Kusnaya.

Atas keterangan para anggota PPK itu, Roni mengaku akan memanggil kembali Engkus Kusnaya beserta 12 orang PPK yang diduga terlibat dalam jual beli suara itu.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Jual Beli Suara Pemilu 2019 Bawaslu Karawang Panitia Pemilihan Kecamatan

berita terkait

Wabup Purwakarta, Pastikan Pemilu 2019 Aman dan Kondusif

Bawaslu Kota Bandung Temukan ASN Tidak Netral

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi