aqua

KPPS Pemilu Meninggal Dunia di Depok Disantuni 36 Juta

Di Kota Depok ada empat orang petugas KPPS yang meninggal setelah melaksanakan tugas pemilu sebagai KPPS

Ketua KPU Depok Nana Sobharna (ketiga dari kiri) ketika memberikan santunan kematian petugas KPPS. (Foto: Megapolitan)

JABARNEWS | DEPOK - Ahli waris anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019, mendapatkan santunan kematian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Jawa Barat.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna di Depok mengatakan, setelah tertunda beberapa waktu lalu, akhirnya dapat menyerahkan santunan kematian kepada seluruh keluarga atau ahli waris petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas dalam pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019.

Baca Juga:

Pemilu 2019, 3.452 Warga Luar Nyoblos Di Kota Depok

Pemilu 2019, KPU Bandung Barat Siapkan 1.000 Orang Pelipat Surat Suara



Sebagaimana diketahui, di Kota Depok ada empat orang petugas KPPS yang meninggal setelah melaksanakan tugas pemilu sebagai KPPS, yaitu Niman Muslim, anggota KPPS TPS 15 Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan.

Selain itu Arin, anggota KPPS TPS 10 Kelurahan Meruyung Kecamatan Limo, ketiga Muhamad Rosidi, anggota KPPS TPS 113 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya; serta Ahmad Fauzi, anggota KPPS TPS 65 Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung.

"Santunan kematian yang kami sampaikan ini berasal dari KPU RI setelah kami ajukan beberapa waktu lalu pascapemilu," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : KPPS Meninggal Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum Kota Depok

berita terkait

Sebuah Ledakan Terjadi Di Dekat Lokasi Nobar Debat Semalam

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi