aqua

Bencana Pergeseran Tanah di Sukabumi Kian Parah

Sebanyak 482 orang dari 161 kepala keluarga terkena dampak bencana ini.

Kondisi salah satu rumah yang rusak terdampak bencana tanah bergerak di Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat. (Foto : Antara)

JABARNEWS | SUKABUMI - Bencana pergeseran tanah di Kampung Gunungbatu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini semakin meluas dan tidak hanya pemukiman, tetapi jalan raya Sukabumi-Nyalindung yang merupakan jalan milik Provinsi Jabar, jalan desa dan lahan pertanian serta fasilitas umum lainnya.

"Akibat bencana ini tidak ada lagi rumah maupun lahan pertanian yang notabene merupakan mata pencaharian utama warga yang bisa digunakan, seluruh penghuni dan pemiliknya sudah mengungsi baik ke tenda pengungsian maupun ke luar kampung seperti mengontrak rumah," kata relawan ProBumi Indonesia Asep Has di Sukabumi, Jumat (5/7/2019).

Baca Juga:

BPBD: Kekeringan dan Kebakaran Dominasi Bencana di Sukabumi

Kecepatan Informasi Bencana Lebih Diutamakan Dibanding Akurasi



Menurutnya, kasus bencana pergeseran tanah kemungkinan tidak bisa ditanggulangi karena ini merupakan proses alam. Namun, yang terpenting adalah menyelamatkan warga dan meminimalisasikan dampak baik nyawa maupun harta.

Rumah yang awalnya tegak, karena bencana ini menjadi miring bahkan sekarang sudah rata dengan tanah karena amblas. Belum lagi lahan pertanian di kampung yang berada di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung ini sebelum kejadian bencana menghasilkan produk pertanian seperti beras dengan kualitas terbaik.

Namun akibat tanah yang setiap harinya terus aktif dan bergeser sekarang lahan pertanian produktif tersebut sudah tidak lagi digunakan warga dan ditinggalkan begitu saja karena masyarakat pun sudah takut pergi ke ladang, sebab tanahnya sudah terbelah bahkan amblas dan kering.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bencana Alam Pergeseran Tanah BPBD Sukabumi Relawan Probumi

berita terkait

Empat Rumah di Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Banten

Selamat Jalan Pak Sutopo

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi