Belum Ada Kesepakatan DPRD Terkait Nama Bandara Kertajati

Anggota DPR RI dapil Sumedang Majalengka‎ Subang (SMS) saat diwawancara di gedung Graha Sindangkasih, Minggu (7/7/2019). (Foto: Erik/JabarNews)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Meski sudah beroperasi selama satu pekan, namun usulan penamaan Bandara Kertajati‎ hingga kini masih belum tuntas, bahkan belum ada kesepakatan bersama di unsur DPRD Kabupaten Majalengka. Padahal, di tingkat pemerintah pusat, berkas ajuan nama untuk BIJB Kertajati sudah masuk dari berbagai kalangan.

Hal ini dikatakan anggota DPR RI dari PKS, Nurhasan Zaidi, saat ‎diwawancarai usai menghadiri acara milad PKS ke-21 sekaligus halal bihalal di gedung Graha Sindangkasih-Majalengka, Minggu (7/7/2019).

Baca Juga:

Simulasi Pemberangkatan Jemaah Haji Telah Digelar Dishub Jabar

Soal Nama Bandara BIJB, Akademisi Menilai Cenderung Abdul Halim



"Soal penamaan bandara ini sudah banyak yang masuk ke pusat. Sejumlah kalangan mengusulkan nama pahlawan. Diantaranya yang paling banyak adalah, agar BIJB dinamai dengan Abdul Halim, karena merupakan sosok pahlawan yang berasal dari Majalengka," katanya.

Nurhasan menambahkan, akan tetapi pemerintah pusat tidak bisa begitu saja memutuskan soal nama untuk BIJB Kertajati, karena hingga saat ini belum ada kesepakatan bersama di unsur DPRD Kabupaten Majalengka.

"Itu harusnya disepakati dulu di tingkat DPRD Majalengka. Jika sudah ada kesepakatan itu, baru pemerintah pusat bisa memutuskan. Dan nama bandara harus beraroma nama pahlawan, karena di semua provinsi seluruh Indonesia, semuanya berlaku nama pahlawan setempat," tandasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Nama Bandara BIJB Kertajati DPRD Kabupaten Majalengka Nurhasan Zaidi DPR RI

berita terkait

Damri Hadirkan Rute Baru Cimahi-BIJB Kertajati

DPRD Jabar Akan Bangun dan Reaktivasi Rel Kereta Menuju BIJB

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi