aqua

Satgas Bentukan Kapolri Dinilai Gagal Usut Pelaku Teror Novel Baswedan

Tim yang beranggotakan 65 orang yang mayoritas anggota kepolisian itu dibentuk pada 8 Januari 2019 dan berakhir masa kerja pada 7 Juli 2019.

Sejumlah aktivis Koalisi Masyarakat Anti Korupsi menggelar aksi teatrikal teror terhadap Novel Baswedan di Gedung KPK, Jakarta, 9 Agustus 2017 silam. (Foto: Kis/Jabarnews)

JABARNEWS | JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menilai Tim Satuan Tugas (Satgas) yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian gagal dalam mengusut kasus teror penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Tim yang beranggotakan 65 orang yang mayoritas anggota kepolisian itu dibentuk pada 8 Januari 2019, namun sampai dengan berakhirnya masa kerja pada 7 Juli 2019, tidak dapat mengungkap satu pun aktor yang bertanggung jawab atas cacatnya mata kiri Novel.



Melihat kinerja tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyatakan sudah pesimis sejak pertama kali dibentuk Kapolri. Dilihat dari komposisinya, dari 65 anggota tim, 53 diantaranya berasal dari unsur Polri.

"Saat pertama kali kasus ini mencuat diduga ada keterlibatan polisi atas serangan terhadap Novel sehingga patut diduga akan rawan konflik kepentingan, " ujar Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi, Wana Alamsyah dalam siaran persnya diterima di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Oleh karenanya, kata dia yang digaungkan oleh masyarakat pada saat itu yakni pembentukan Tim Independen yang bertanggung jawab kepada Presiden Joko Widodo.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Satuan Tugas Kapolri tito Karnavian Teror Penyerangan Novel Baswedan

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi