Berkah Musim Kemarau Buat Pengrajin Keramik Plered

Selain untuk menyuplai kebutuhan pasar lokal, Keramik Plered sudah sejak lama menyuplai kebutuhan pasar internasional.

pengrajin keramik Plered tengah melakukan Proses penjemuran keramik dengan terik matahari. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Bagi pengrajin gerabah atau keramik berbahan dasar tanah liat di Desa Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, musim kemarau menjadi berkah.

Pasalnya, di musim kemarau pengeringan keramik yang masih menggunakan cara alami atau dengan cara di jemur di bawah terik matahari lebih singkat dari waktu normal.

Baca Juga:

TKW Asal Purwakarta Yang Alami Tindak Kekerasan Di Abu Dhabi Segera Dipulangkan

Tempat Usaha Di Purwakarta Akan Dipasang Tapping Box



"Biasanya penjemuran sekitar seminggu tapi kalau sekarang dua hari saja sudah kering" kata Agung (21), salah satu pengrajin keramik. Kamis, (11/7/2019).

Lanjut dia, dengan cepatnya proses pengeringan berdampak juga pada jumlah produksi setiap hari nya. Dan dimanfaatkan pengrajin memproduksi keramik sebanyak mungkin sebagai stok untuk antisipasi musim penghujan tiba.

"Untuk jenis keramik standar seperti pot bunga saat ini bisa mengasilkan lebih dari seratus pot, biasanya kan gak segitu. Kalau musim panas kita produksi terus soalnya kalau musim hujan kan produksi menurun lagi karena proses pengeringan lama" jelas Agung.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pengrajin Keramik Musim Kemarau Purwakarta Sentra Keramik

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi