aqua

ASN Jabar Bersedekah Bantu TKI Terancam Hukuman Mati

Kantor Pemerintah Provinsi (PEmprov) Jawa Barat, Gedung Sate Bandung. (Dok. Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan ASN Pemprov Jabar telah mengumpulkan sedekah melalui rekening Jabar Peduli sebesar Rp1,4 miliar turut membebaskan Ety binti Toyyib Anwar, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka, dari ancaman hukuman mati atau qisas.

"Alhamdulillah terkumpul sedekah dari ASN Pemprov Jabar yang dilakukan dua tahap. Tahap pertama terkumpul Rp1 miliar dan sudah ditransfer. Tahap kedua terkumpul Rp400 juta," kata Gubernur Emil, Sabtu (13/7/2019).

Baca Juga:

Ridwan Kamil Putuskan UMP Jabar 2021 Tidak Naik

Ridwan Kamil: 100 Orang Reaktif Usai Tes Cepat di Berbagai Tempat Wisata



Dia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah berupaya semaksimal mungkin turut membebaskan Ety binti Toyyib Anwar.

Pada 2001 Ety bekerja di Kota Taif, Arab Saudi dan dipenjara karena disangka meracuni majikannya, Faisal al Ghamdi. Selama hampir 19 tahun penantian, Ety terus dibayangi hukuman mati.

Menurut Gubernur Ridwan Kamil, pada Mei 2019 dirinya mendapat laporan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah menerima surat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Jeddah perihal penggalangan dana diyat untuk membebaskan Ety dari hukuman mati.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : ASN Jabar Pemprov Jabar Ridwan Kamil TKI Terancam Hukuman Mati

berita terkait

So Sweet, Ridwan Kamil-Atalia Praratya Hujan-hujanan Naik Moge

Jawa Barat Kekurangan Guru PNS, Ini Harapan Wagub Uu

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi