bjb

Sawit Watch: Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Direktur Eksekutif Sawit Watch, Inda Fatinaware. (Dok. NeT)

JABARNEWS | JAKARTA - Direktur Eksekutif Sawit Watch, Inda Fatinaware mempertanyakan respon cepat pemerintah terkait usulan pengusaha merevisi UU Ketenagakerjaan.

Menurutnya, sejak UU Ketenagakerjaan yang melegitimasi outsourcing ditetapkan, buruh sudah bereaksi meminta ketentuan itu dihapuskan, namun demikian tidak ada respon dari pemerintah.

Baca Juga:

Pemerintah Didesak Buka Data Koorporat Pelaku Karhutlah

Pernyataan Wiranto Dinilai Menyesatkan Sebut Karhutla Tidak Parah



"Tahun 2015 lalu, Sawit Watch sudah mengusulkan kebijakan untuk perlindungan buruh perkebunan sawit, sampai saat ini belum ada langkah nyata pemerintah. Justru pemerintah dengan cepat merespon usulan pengusaha.”, kata Inda Fatinaware dalam keterangan tertulisnya kepada Jabarnews, Sabtu (13/7/2019).

Dikatakannya, jumlah buruh yang bekerja di sektor hilir industri sawit mencapai lebih dari 10 juta orang. Sebagian besar diantaranya adalah buruh precariat, buruh tanpa jaminan kepastian kerja, upah tergantung pencapaian kerja, tanpa jaminan kesehatan dan tidak terwakili dalam serikat buruh independen serta minim perlindungan.
Halaman selanjutnya
Tags : Direktur Eksekutif Sawit Watch Inda Fatinaware Sawit Watch UU Ketenagakerjaan Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

berita terkait

Fenomena Kebakaran Hutan Kembali Terjadi di Indonesia

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi