bjb

Antar Anak Masuk Sekolah, Ratusan ASN DKI Izin Datang Terlambat

Orang tua mengantar anaknya masuk pertama sekolah di kawasan Jakarta, Senin (15/7/2019). (Foto: Akis/Jabarnews)

JABARNEWS | JAKARTA - Hari pertama masuk sekolah merupakan momen yang ditunggu setelah sekian lama merasakan libur. Bagi siswa baru khususnya di kalangan sekolah dasar (SD), momen ini merupakan hari yang sangat ditunggu bahkan para orangtua pun harus rela mengantarkan anaknya masuk dunia pendidikan formil tersebut. 

Di Ibukota Jakarta khususnya para orang tua terutama ASN, terpaksa terlambat datang masuk kerja dan mengajukan izin datang.

Sedikitnya ada 898 ASN Pegawai Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengajukan izin terlambat masuk kantor pada Senin (15/7/2019).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Chaidir mengatakan jumlah para PNS yang izin telat masuk itu tak lebih dari 2 persen dari total ASN.

"Jumlahnya ASN yang izin mengantar anaknya ke sekolah ada 898 dari 65.952 (total keseluruhan PNS DKI). Kalau dipersentasekan dari 65.952, ada 1,36 persen," kata Chaidir saat dikonfirmasi Jabarnews.Com, Senin (15/7/2019).

Pada Jum'at (12/7/2019) Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran dengan nomor 54/SE/2019 yang ditujukan kepada semua ASN untuk segera mengajukan izin terlambat masuk apabila hendak mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah yang juga pelaksana harian (Plh) Gubernur DKI Safullah.

Mekanisme pemberian izin mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama sekolah yakni PNS bersangkutan harus terlebih dahulu mengajukan permohonan kepada masing-masing atasan.
Baca Juga:

Realisasi PMDN Semester I Capai Rp 26,7 Triliun, DKI Tertinggi se-Indonesia

6.000 Sansevieria Disiapkan Untuk Tingkatkan Kualitas Udara Jakarta


Kemudian permohonan itu diajukan kepada pejabat pengelola kepegawaian untuk diinput oleh operator masing-masing perangkat daerah pada sistem e-absensi dengan cara memilih keterangan "mengantar anak hari pertama sekolah" paling lambat tanggal 12 Juli 2019.

Pemprov DKI juga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) DKI mewajibkan orang tua wali untuk mengantarkan anaknya dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah atau dulu disebut Masa Orientasi Sekolah (MOS).

Adapun batas dispensasi keterlambatan PNS dalam surat edaran itu hanya berlaku hingga pukul 9.30. WIB.

Chaidir menambahkan normalnya PNS memang sudah masuk kantor sudah dari pukul 07.00 WIB. Namun dengan berbagai pertimbangan, salah satunya jarak antara rumah dan sekolah, Pemrov DKI tetap memberikan kelonggaran bila ada PNS yang melewati tenggat waktu yang sudah ditentukan.

"Iya memang jamnya segitu, boleh. Jam 09.30 WIB kalau dia sudah kelar. Namun, kalau datang lebih dari itu, masih kita toleransi. Kan kalau sekolahnya jauh, kan gak mungkin (tepat waktu), belum jalanan macet, masa kita enggak toleransi. Memang hari ini hari bebas buat orangtua mengantarkan anak-anaknya ke sekolah," ucapnya. (Kis)

Jabar News | Berita Jawa Barat


Tags : ASN Izin Hari Pertama Sekolah Pemprov DKI Jakarta Badan Kepegawaian Daerah

berita terkait

Rencana Ganjil-Genap Untuk Motor Undang Pro Kontra

Anies Siapkan Tujuh Inisiatif Atasi Kualitas Udara Jakarta

Di Bogor Ada Kuburan Massal Bus Transjakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi