Daerah Terdampak Kekeringan di Cianjur Terus Bertambah

Ilustrasi. (Dok. Net)

JABARNEWS | CIANJUR - Daerah yang terdampak bencana kekeringan di Cianjur terus bertambah, saat ini sudah ada 76 desa dari 13 kecamatan mengalami kekeringan.

Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Sugeng Supriyatno di Cianjur, Rabu (17/7/2019), mengatakan, akibat kekeringan tersebut sebanyak 14.399 jiwa membutuhkan pasokan air bersih untuk dikonsumsi atau untuk keperluan sehari-hari.

Baca Juga:

Sekeluarga ODGJ Di Cianjur Hidup Di Gubuk Reyot

Tebing Longsor, Warga Sindanglaya Cianjur Kesulitan Air Bersih



Kemungkinan daerah yang terdampak bencana akan terus bertambah karena dalam waktu dekat akan terjadi puncak dari musim kemarau berdasarkan perkiraan BMKG yang telah diterima.

"Puluhan desa tersebut tidak hanya membutuhkan pasokan air bersih, tapi memerlukan sumur bor, bak penampungan air, selang, toren dan pompa air, sebagai solusi dari kesulitan tersebut," katanya.

Saat ini tutur dia, baru sebagian wilayah yang sudah mendapatkan bantuan seperti mesin pompa air, selang dan toren, sedangkan untuk bantuan lainnya akan segera menyusul setelah melakukan rapat dengan OPD terkait.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Cianjur BPBD Cianjur Kekeringan Musim Kemarau

berita terkait

BMCI Bagikan Sembako Di Pagelaran Cianjur

Tol Cianjur - Bandung Berdampak Positif, Ini Alasannya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi