aqua

RI Kebanjiran Impor, Kemendag Kaji Aturan E-Commerce

Impor barang konsumsi melalui sektor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA - Berkembangnya teknologi telah membuat dunia pemasaran juga semakin berkembang. Sebagai bagian dari aktivitas bisnis e-commerce, jual-beli online pun semakin marak dilakukan. Tak usah keluar rumah dan menghadapi macetnya jalan jika ingin membeli suatu barang. Dengan bermodalkan Internet dan gadget, transaksi jual/beli menjadi sangatlah mudah

Pemerintah sedang menyiapkan regulasi untuk membendung masuknya impor barang konsumsi melalui sektor perdagangan berbasis elektronik atau "e-commerce".

Baca Juga:

Tanggapan Wagub Uu Soal Situs Penjualan Online Jual Produk Mirip Logo PKI

Harbolnas 2019, Berikut Ini Persaingan E-Commerce Belanja Iklan di TV



"Kita sudah menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), meski belum final," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (17/7/2019) malam.

Darmin mengatakan kebijakan ini sedang dirumuskan pemerintah karena impor barang konsumsi melalui sektor "e-commerce" sedang tumbuh pesat.

Padahal pemerintah sedang berupaya untuk menekan pelebaran defisit neraca perdagangan yang sejak awal 2019 telah mencapai 1,93 miliar dolar AS.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Dunia Pemasaran e-commerce Jual Beli Online Rancangan Peraturan Pemerintah

berita terkait

Jokowi Tanda Tangan PP E-Commerce, Olshop Bersiap Kena Pajak

Bank BJB Nyatakan Siap Hadapi Era Digital Banking

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi