Live Stream Bandung 132 TV


Waspada, Ombak Setinggi 2,5 Meter Terjadi di Pantura

Sebelumnya pakar tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko yang menyatakan berdasarkan permodelan, gempa megathrust dengan magnitudo 8,8 berpotensi terjadi di selatan Pulau Jawa.

Ilustrasi Gelombang Tinggi. (Foto:Net)

JABARNEWS | MAJALENGKA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka, mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang bisa mencapai 2,5 meter, mengancam perairan Pantai Utara (Pantura) di Cirebon dan Indramayu.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengatakan peringatan dini gelombang tinggi tersebut diprakirakan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Baca Juga:

Puluhan Tahanan di Polres Majalengka Disuntik Vaksin Covid-19

Pasok Air ke Pertanian, Retaining Wall Saluran Induk Sindupraja Indramayu Diperbaiki



"Tinggi gelombang laut bisa mencapai 2,5 meter untuk perairan Cirebon dan Indramayu," kata Faiz di Majalengka, Jumat.

Prakiraan tinggi gelombang tersebut, kata Faiz, akan berlangsung selama tiga hari kedepan yaitu sampai Minggu (21/7).

Untuk itu BMKG mengimbau kepada nelayan kecil, terutama yang menggunakan kapal dibawah 10 GT, agar selalu waspada selama terjadinya gelombang tinggi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BMKG Gelombang Tinggi Pantura Stasiun Jatiwangi Majalengka Cirebon Indramayu Himbauan Nelayan

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi