bjb
itcbet

KPAID Tasikmalaya Gandeng Ulama Dalam Penanganan Stunting

Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Stunting merupakan masalah gizi yang menjadi momok bagi bangsa Indonesia di masa mendatang. Pasalnya stunting tak hanya memengaruhi perawakan seseorang menjadi pendek namun juga menggerogoti fungsi kognitifnya.

Komisi Penanggulangan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya menyatakan, upaya pemerintah dalam penanganan kasus stunting atau kekurangan gizi harus melibatkan semua pemangku kepentingan.

Baca Juga:

Polsek Tanjung Morawa Sigap Bantu Balita Penderita Kurang Gizi

Tekan Angka Stunting, Pemprov Jabar Luncurkan Desa Cageur



"Selama ini kami belum melihat pergerakan masif ke masyarakat, harusnya stakeholder, pemerintah daerah dari hulu sampai ke hilir menyisipkan program berkenaan dengan penanganan stunting," kata Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto melalui telepon seluler, Minggu (21/7/2019).

Ia menuturkan, kasus stunting harus menjadi perhatian semua pihak apalagi di Kabupaten Tasikmalaya peringkatnya cukup tinggi di Jabar yang mencapai 42 persen anak terjangkit stunting pada 2018.
Halaman selanjutnya
Tags : Bahaya Stunting Hari Pertama Kehidupan Perilaku PHBS Pemprov Jabar KPID Cianjur

SEREMONIA

berita terkait

Waduh! Angka Stunting di Bogor Capai 32,9 Persen

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi