bjb
itcbet

Fahri Hamzah Ajukan Penyitaan Aset Lima Elit PKS

Kuasa Hukum Fahri Hamzah, Mujahid A. Latief di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). (Foto: Kis/JabarNews)

"Dua kali dipanggil tetapi tak dilaksanakan. Maka ini adalah tahap lanjutan dari proses panjang yang sudah kita lakukan," kata Mujahid kepada wartawan usai keluar dari PN Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Mujahid menjelaskan dalam pengajuan penyitaan pihaknya sudah mendata delapan aset berharga milik para elit PKS. Beberapa diantaranya merupakan tanah dan bangunan. Kemudian, ada mobil mewah dan motor yang masuk dalam pengajuan aset yang akan disita.

Baca Juga:

DPP PKS Tunjuk Achmad Ru’yat Sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar

Revisi UU KPK Tidak Akan Berjalan Tanpa Dukungan Eksekutif



Dia menyebutkan ada sekitar delapan aset dari lima elit PKS yang bisa disita. Namun demikian ia enggan menyebutkan secara detail.

"Kalau secara spesifik jangan dulu, takutnya pihak yang dari sana (Elit PKS) melakukan suatu tindakan sebelum penyitaan aset," ujar dia.

Untuk diketahui bahwa perseteruan Fahri Hamzah dengan PKS berawal dari pemecetan DPP PKS terhadap Fahri Hamzah pada 2016 silam.

Fahri tidak terima atas pemecatan dirinya kemudian mengajukan gugatan kepada lima pengurus PKS. Pengadilan memenangkan gugatan Fahri hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung pada Juli 2018.

Dalam putusannya elite PKS diminta membatalkan surat keputusan pemecetan Fahri Hamzah dan membayar ganti rugi sebesar Rp30 miliar. (Kis)

Jabar News | Berita Jawa Barat
Halaman sebelumnya
Tags : PKS Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Fahri Hamzah DPR RI Mahkamah Agung

berita terkait

PKS Nyatakan Tetap Oposisi di Luar Pemerintahan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi