aqua

Mahasiswa Unsika Ciptakan Nilai Ekonomi Dari Sampah

Mahasiswa KKN Unsika Desa Darangdan juga mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah menjadi ekonomi lingkungan.

Sosialisasi tentang kewirausahaan, UMKM dan Bank sampah di Desa/Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, yang di gelar Mahasiswa KKN Unsika. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Sampah bagi sebagian masyarakat adalah barang yang menjijikan, kotor, bau dan sarang penyakit. Tak ayal, belum banyak masyarakat terbuka melihat peluang bisnis dibalik nilai jual pengolahan sampah.

Ironisnya, kondisi ini juga diperburuk masih rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, sehingga menimbulkan persoalan klasik terkait tumpukan sampah yang belum diselesaikan secara tuntas.

Baca Juga:

Bupati Cirebon, Minta Tiap Desa Bisa Kelola Sampahnya Sendiri

Keren, Bayar PBB Dengan Sampah Menjadi Solusi di Masa Pandemi Covid-19



Menyikapi persoalan sampah sendiri, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) gelar sosialisasi tentang kewirausahaan, UMKM dan Bank sampah di Desa/Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, di Aula Desa setempat.

Menurut salah satu mahasiswa KKN Unsika yang ada di Desa Darangdan, Muhammad Sayid Dwi, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalu UMKM lokal.

"Di Desa Darangdan ini terdapat produk unggulan desa yang memang belum dikenali oleh masyarakat luar daerah, yakni kacang umpet dan dorokdok," kata Sayid, Rabu (24/7/2019).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pnglolaan Sampah Bank Sampah Kesadaran Buang Sampah Mahasiswa Unsika

berita terkait

Purwakarta Dapat Bantuan Bank Sampah Induk, Ini Lokasinya

FBJ Sebut Banyak Masalah Dalam Pengelohan Sampah di Jabar

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi