Pemkab Bekasi Berkomitmen Tambah APBD Hingga Rp. 6.3 Triliun

Dalam estimasi perubahan pendapatan daerah dibagi ke dalam tiga kelompok dan jenis pendapatan daerah yakni pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan pendapatan daerah yang sah lainnya.

Sekda Kabupaten Bekasi, Uju. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BEKASI - Atas kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dengan sumber pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Pemerintah Kabupaten Bekasi, berkomitmen penambahan anggaran belanja tahun ini.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi kini sebesar Rp5,8 triliun. Penambahan anggaran belanja mencapai Rp462 miliar sehingga bertambah menjadi Rp6,3 triliun.

Baca Juga:

Kanal Cikarang Bekasi Laut Tercemar, Pemkab Bekasi Cuek

Di Bekasi Kendaraan Dinas Tak Gunakan Plat Merah Akan Dirazia



Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju di Cikarang, mengatakan, penambahan anggaran tersebut merupakan hasil kajian yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif pada 2018. Kamis (25/7/2019).

"Pada tahun lalu ada Silpa kemudian dimasukkan ke perubahan sehingga anggaran yang masih ada itu masih dapat dimanfaatkan utamanya bagi pelayanan masyarakat," kata Uju.

Penambahan anggaran itu terbagi atas belanja tidak langsung yang bertambah sebanyak Rp67.914.371.514 dan belanja langsung yang bertambah Rp394.306.741.961. Untuk belanja tidak langsung, penambahan itu terdiri atas belanja pegawai yang bertambah sebanyak Rp27.811.750.869.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Penambahan APBD KUA-PPAS Silpa Pemkab Bekasi Pemkab Bekasi

berita terkait

Pembangunan Sarana Pendidikan Jadi Prioritas Pemkab Bekasi

Garbi Siap Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemkab Bekasi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi