aqua

DLHK Dinilai Tak Bisa Tangani Pencemaran Sungai, Wabup Karawang Kecewa

Meski telah lakukan inspeksi mendadak, namun tidak ada tindakan konkret dan belum ada tindakan tegas dari pihak terkait atas pencemaran sungai.

Pencemaran di Bendungan Barugbug Karawang. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | KARAWANG - Warna hitam pekat dan bau menyengat yang berasal dari aliran irigasi menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Karawang. Sejak beberapa tahun terakhir, kondisi air Sungai Ciherang dan Sungai Cilamaya yang mengalir ke Bendungan Barugbug berwarna hitam pekat dan menimbulkan bau tak sedap.

Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mengaku kecewa atas kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, yang tidak mampu menangani pencemaran Sungai Ciherang dan Sungai Cilamaya yang mengalir ke Bendungan Barugbug.

Baca Juga:

Waduh! Puluhan Bangkai Babi Tersangkut di Sungai Tualang

Warga Resah Bangkai Babi Masih Hanyut di Sungai Bedagai



"Sebenarnya tidak ada yang sulit. Yang sulit itu tidak ada kemauan," katanya, di Karawang, Kamis (25/7/2019).

Kondisi itu terjadi setiap musim kemarau, dan telah berlangsung lama. Diperkirakan kondisi itu sudah berlangsung lebih dari 14 tahun. Kondisi air sungai tersebut menjadi tercemar karena sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Subang dan Purwakarta diduga membuang limbah sembarangan.

Wabup menyarankan agar perwakilan dari Pemkab Karawang memanggil atau menemui langsung pihak terkait. Termasuk membahasnya bersama Bupati Subang dan Bupati Purwakarta, termasuk kepada organisasi perangkat daerah terkait.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Pencemaran Lingkungan Limbah Pabrik Forum Situdam Barugbug

berita terkait

Begini Cara Pengelolaan Sampah Mandiri Ala Bupati Purwakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi