bjb

Gelapkan Uang Investor, Wanita Asal Purwakarta Ditangkap Polisi

Paur Humas Polres Purwakarta, Ipda Tini Yutini tengah bersama NN pelaku penipuan dan pengelapkan dana investor. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Seorang perempuan berinisial NN (42), warga Perum Bukit Soerya Residence Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta akhirnya di ciduk Satreskrim Polres Purwakarta, lantaran kasus penipuan dan gelapkan dana investor senilai hampir satu milyar rupiah.

Menurut Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, sejak tahun 1999, NN merupakan supervisor disalah satu perusahaan swasta ternama di Kabupaten Purwakarta.

Kemudian di tahun 2003 hingga saat ini tahun 2019, NN menjadi Vendor (penyuplai barang elektronik) di koperasi perusahaan tersebut.

Sejak tahun 2003, kata Matrius, NN mulai menarik atau menggalang investasi dari karyawan, pensiunan karyawan dan luar perusahaan dengan jumlah jutaan hingga ratusan juta per orang dari sekitar 70 orang investor.

"Hingga akhirnya usaha investasi NN ini mulai kolaps dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara pemasukan usaha vendor koperasi perusahaan dengan pemberian Fee ke beberapa investor. Dimana beberapa investor diberikan keuntungan sebesar 6 sampai 8 persen dari modal yang di investasikan. Padahal keuntungan dari koperasi hanya sekitar 4 persen," jelas Kapolres, belum lama ini, di Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta.

Akibat tidak adanya keseimbangan tersebut, lanjut, NN melakukan upaya tambal sulam untuk menutup pengembalian modal dan bunga kepada para investor.
Baca Juga:

Operasi Patuh Terpadu 2019 Di Purwakarta, Puluhan Pengendara Terjaring

Ini Pengganti AKBP Twedi Aditya Bennyahdi Sebagai Kapolres Purwakarta


"Kasus tersebut terungkap, setelah beberapa korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Uang dari investor tidak dijadikan modal usaha sesungguhnya akan tetapi uang tersebut dibayarkan ke investor lainnya" jelasnya.

Kapolres menjelaskan, pelaku di tangkap dengan beberapa barangbukti seperti sebelas kartu ATM dan puluhan lembar transaksi atau rekening koran serta satu buku anggaran dasar rumah tangga koperasi perusahaan.

"NN di jerat tindak pidana penipuan dan penggelapan undang undang KUHP pasal 372 dan atau 378 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya. (Gin)

Jabar News | Berita Jawa Barat


Tags : Penipuan Dana Investor Polres Purwakarta Penggelapan Dana

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi