aqua

Polisi Didesak Berantas Simbol Organisasi Terlarang di Purwakarta

Bendera besar yang diduga simbol dari organisasi terlarang di Indonesia terlihat di Masjid Agung Purwakarta, Jum'at (26/7/2019). (Foto: Red/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Penasehat GP. Ansor Purwakarta KH. Anwar Nasihin mendesak pihak kepolisian memberantas simbol-simbol dan gerakan organisasi terlarang yang berlindung di belakang Lafadz Tauhid demi menutupi gerakan anti NKRI di Purwakarta.

Anwar menyayangkan instansi terkait tidak menindak oknum-oknum yang telah melakukan gerakan provokasi dengan mengibarkan bendera maupun simbol organisasi terlaran di Indonesia.

Baca Juga:

Hari Kedua Pasca-Kecelakaan Di Km 70 Tol Cipularang, Polisi Cek TKP

Kapolda Jabar: Besar, Penyumbang Kecelakaan Dari Kaum Milenial



"Kami tidak mempersalahkan apalagi anti pada lafadz tauhid atau Dzikir Akbar yang dilaksanakan di Masjid Agung Purwakarta, Jum'at (26/7/2019) kemarin, tapi simbol eks HTI yang kami persoalkan,” tegas KH. Anwar Nasihin, Penasehat GP Ansor Purwakarta, Sabtu (27/7/2019).

Menurut Anwar, eks HTI selalu berlindung dibelakang lafadz tauhid untuk menutupi gerakannya yang anti Pancasila dan NKRI. Maka dari itu, ia meminta agar pihak kepolisian untuk mengambil tindakan demi terjaganya Purwakarta yang aman dan kondusif.

“Aparat harus tegas menindak pengibaran bendera HTI di Masjid Agung. Kami bersuara soal kebangsaan karena kami sebagai kader NU dan NU merupakan salah satu pelopor pendiri bangsa yang terus komitmen terhadap NKRI,” ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Organisasi Terlarang HTI Polres Purwakarta Polda Jabar GP Ansor Purwakarta

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi