bjb

Tiga Sumber Air Baku di Bekasi Kekeringan

Ilustrasi. (Dok. Net)

JABARNEWS | BEKASI - Tiga sumber air baku di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan, pasca kekeringan yang terjadi beberapa bulan terakhir ini. Imbasnya, pasokan air untuk warga di kabupaten tersebut mulai berkurang.

"Ketiga air baku yang mengalami kekeringan itu berada di Kecamatan Sukatani, Tarumajaya, dan Cibarusah, yakni Kali Cipamingkis dan dua sumber di Kali Cibe'et. Debit air baku di tiga wilayah itu semakin berkurang sejak musim kemarau ini," kata Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim di Cikarang, Senin (29/7/2019).

Baca Juga:

Menanti Buah Hati Saat mendapat Ujian Meikarta

TPA Burangkeng Kelebihan Kapasitas, Pemkab Bekasi Siapkan TPA Sampah Baru



Selain debit sumber air baku semakin mengering, di wilayah Sukatani terjadi pencemaran limbah dari rumah pemotongan hewan‎ (RPH). Saat ini pihaknya meminta pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan limbah dengan meminta rumah pemotongan hewan tidak langsung membuang darah hewan ke sungai tersebut.

Usep menjelaskan, produksi air bersih di ketiga wilayah tersebut semakin berkurang. Saat ini, sumber air baku PDAM Tirta Bhagasasi lebih banyak mengandalkan air baku dari Kalimalang. Padahal air baku Kalimalang ini juga digunakan untuk PDAM di DKI Jakarta, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi serta beberapa perusahaan di kawasan industri.
Halaman selanjutnya
Tags : Bekasi Kekeringan Sumber Air KEring Kering KEsulitan Air Bersih Musim Kemarau PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi

berita terkait

Kanal Cikarang Bekasi Laut Tercemar, Pemkab Bekasi Cuek

Pemkot Bekasi Rencanakan Bikin Angkot Berdaring Online

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi