Ketua DPR Pertanyakan Penonaktifan 5,2 Juta Peserta PBJ JKN-KIS

Bamseot mendorong Kemensos melalui Dinsos bersama BPJS Kesehatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamseot) mempertanyakan keputusan Menteri Sosial terkait penonaktifan 5,2 juta peserta PBI JKN-KIS.

"Apakah sejumlah peserta tersebut memang benar-benar sudah tidak sesuai dengan kriteria penerima JKN," kata Bamsoet kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Baca Juga:

Bamsoet: Dorong Anak Muda Peduli Dampak Otomatisasi dan Digitalisasi Perekonomian

Gelar Safari Ramadhan, Anggota DPR RI Denny Jaya Abri Bagikan 1000 Paket Lebaran



Menurut Bamseot guna menghindari adanya penyalahgunaan kewenangan. Oleh karenanya Bamseot mendorong Kemensos melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai Surat Keputusan Menteri Sosial tersebut.

Upaya itu agar memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan keberatan kepada Kepala Dinas Sosial ataupun Kepala Kantor BPJS Kesehatan setempat;

Ia juga mendorong Kemensos melalui Dinsos untuk melakukan pencocokan dan penelitian data yang diusulkan dari calon peserta penerima JKN guna memastikan peserta PBI yang kelak akan menerima JKN memang benar-benar tepat sasaran sesuai dengan kriteria penerima program JKN.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bambang Soesatyo DPR RI BPJS Kesehatan Penonaktifan PBJ JKN-KIS

berita terkait

Kiayi Maman Dipastikan Melenggang Lagi ke Senayan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi