bjb

Jembatan Bambu Rapuh, Warga Cianjur Menantang Bahaya Untuk Beraktivitas

Ilustrasi. Jembatan penghubung utama dari bambu. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | CIANJUR - Jembatan penghubung antar kampung Puncak Cijeruk dan Pasir Carius dalam kondisi mengkhawatirkan. Ratusan warga di dua kampung di Kecamatan Leles, Cianjur terpaksa menantang bahaya untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena jembatan penghubung utama tersebut terbuat dari bambu yang kini kondisinya sudah lapuk dan rusak, sehingga membahayakan penggunanya.

Tidak adanya akses penghubung lain, membuat warga terutama anak sekolah yang setiap hari melintas harus ekstra hati-hati, terlebih ketika musim hujan landasan jembatan yang hilang sebagian sangat licin dan sulit dilalui.

Baca Juga:

BPBD Tasikmalaya Sebut Desa Ini Rawan Pergeseran Tanah

Yuk Berwisata Adrenalin di Jembatan Gantung Terpanjang di Asia



"Jembatan penghubung antar kampung Puncak Cijeruk dan Pasir Carius, sudah rusak sejak beberapa tahun terakhir. Namun hingga saat ini, tak kunjung mendapat perhatian pemerintah untuk diperbaiki," kata Ilham Hendrayana (34) seorang warga saat dihubungi Kamis (1/8/2019).

Ia menjelaskan, jembatan bambu Pasir Carius itu, setiap harinya dilewati warga untuk aktivitas ekonomi, mulai dari penjualan hasil bumi hingga kegiatan lain, termasuk jembatan yang dipakai pelajar SD dan SMP untuk sampai ke sekolah.
Halaman selanjutnya
Tags : Akses Jalan Jembatan Gantung Jembatan Penghubung Dinas Sosial Pemkab Cianjur

berita terkait

Pemprov Jabar Bangun Jembatan Gantung di Desa Gelaranyar

Pemkab Purwakarta Bangun Akses Penghubung Daerah

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi