bjb
itcbet

DEEP: Potret Kinerja Legislatif Sulit Dinilai Masyarakat

Diskusi "Energi dan Spirit Baru Anggota Parlemen Baru" di Kantor DEEP, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Antara)

JABARNEWS | BOGOR - Sulitnya masyarakat mengukur kinerja wakil rakyat di lembaga lefgislatif, selain disoroti soal korupsi, para anggota legislatif juga banyak disorot masalah kedisiplinan, dan minimnya capaian legislasi. Mereka banyak disorot juga dari sisi etik.

Democracy Electoral Empowerment Partnership (DEEP) mengkritisi transparansi badan legislatif karena hingga kini masyarakat masih kesulitan mengukur kinerja para wakilnya di lembaga tersebut.

Baca Juga:

Deklarasi Petani Ngahiji Menangkan Jokowi di Purwakarta

Pesan Ketua MUI Purwakarta kepada para Caleg dan Masyarakat



Direktur DEEP Yusfitriadi menyebutkan bahwa dirinya yang berdomisili di Kabupaten Bogor, bahkan tidak punya tolok ukur keberhasilan bagi wakilnya yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor. Padahal, kini para anggota legislatif periode 2014 s.d. 2019 sudah di penghujung masa tugas.

"Tidak ada alat ukur kinerja dewan sehingga masyarakat tidak bisa melihat secara gamblang apa saja yang telah dilakukan oleh dewan yang secara moral mewakili rakyat Kabupaten Bogor," katanya usai diskusi berjudul "Energi dan Spirit Baru Anggota Parlemen Baru" di Kantor DEEP, Cibinong, Bogor, Jumat (2/8/2019).
Halaman selanjutnya
Tags : Kinerja Wakil Rakyat Caleg Anggota Legislatif DPRD DEEP

berita terkait

RSUD SMC Siap Tangani Caleg Stres

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi