aqua

Klinik Digital Vikom UI: Berita Hoax Jadi Bencana Baru

Klinik Digital Vikom UI memiliki program yang dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat nusantara di era digital.

Kampus Universitas Indonesia. (Foto: Net)

JABARNEWS | DEPOK - Kehadiran dunia digital dapat menjadi berkah sekaligus bencana bagi masyarakat umum. Pasalnya tantangan bencana saat ini yang sering terlupakan adalah bagaimana berita hoax atau berita palsu menjadi ancaman "bencana" baru ketika bencana alam terjadi di suatu daerah.

Dosen sekaligus pendiri Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia (UI) Dr Devie Rahmawati memiliki program yang dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat nusantara di era digital.

Baca Juga:

Razia Di Jalanan Dan Apartemen, Satpol PP Kota Depok Amankan 43 PSK

Lagi, Geng Motor Beraksi Di Kota Depok



"Karena dampaknya yang membuat masyarakat menjadi tambah panik dan menjauh dari upaya bertahan hidup yang proporsional," katanya dalam pernyataan yang diterima di Depok, Senin (12/8/2019).

Untuk itu, Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) & Klinik Digital Vokasi Humas UI melaksanakan kegiatan Pengmas bertajuk "Mitigasi Bencana. Terapi Kejiwaan Pascabencana" bersama lebih dari 250 peserta di empat komunitas yang berbeda, terdiri atas warga Desa Amerta Bhuana Bali, siswa SD Tawakal, orang tua murid SD Alazhar Syifa Budi dan siswa kelas 1-3 SD Al Azhar Syifa Budi.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan empat pembicara yaitu Amelita Lusia (Ketua Pengabdi Pengmas Vokasi), Devie Rahmawati (peneliti sosial Vokasi UI, Reska Herlambang (pengajar praktik Vokasi UI) dan Lusi Bulur (pemerhati komunikasi keluarga).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Klinik Digital Vokasi Saber Hoax Universitas Indonesia Depok

berita terkait

Pemilu 2019, 3.452 Warga Luar Nyoblos Di Kota Depok

Warga Kota Depok Kaget Harga BBM Turun

Pemkot Depok Kucurkan Rp 10,4 M Bikin 1.000 Septic Tank

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi