Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Tim Sekber Lakukan Monev

Tim Sekber terdiri dari pihak Kemendes PDTT, Kemendagri dan Baharkam Polri.

M. Fachri Direktur PMD bersama tim Sekber dari Kemendagri, Suryadi dan Riyan dari Mabes Polri beserta Kadis PMD Sigi dan Donggal di Kantor Dinas PMD Provinsi Sulteng. (Foto: Ditjen PMD)

JABARNEWS | SULTENG - Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan penggunaan Dana Desa, Tim Sekretariat Bersama (Sekber) Dana Desa melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) ke daerah terutama di Provinsi Sulawesi Tengah.

Tim Sekber tersebut terdiri dari Kemendes PDTT diwakili Direktur PMD M. Fachri, Kemendagri diwakili Suryadi dan Baharkam Polri diwakili Riyan.

Baca Juga:

Di Depan DPR, Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa

Gus Menteri: SDGs Desa Mengharuskan Desa-desa Lakukan Pendataan Secara Mikro



Menurut M. Fachri, dalam rapat gabungan di Dinas PMD Provinsi tersebut, monev merupakan tindak lanjut MoU dan Perjanjian Kerjasama terkait pencegahan, pengawasan dan penyelesaian permasalahan Dana Desa antara Polri, Kemendagri dan Kemendes PDTT.

Lebih jauh, M. Fachri mengatakan, permasalahan desa itu sangat komplek. Karenanya perlu dibantu antara lain melalui wadah Sekretariat Bersama agar dapat meminimalisir permasalahan di Desa.

"Kita berharap ketika ada persoalan di desa, maka diselesaikan melalui jalur konsultasi ke APIP. Sekber yang sudah terbentuk di Pusat dapat diimplementasikan di Provinsi masing, dengan merangkul semua elemen, baik dari Polda, Inspekrorat dan TA KPW Provinsi", kata Fachri usai rapat gabungan di Kantor Dinas PMD Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu, (14/08/2019).
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Tim Sekber Kemendes PDTT Kemendagri Baharkam Polri Dana Desa

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi