aqua

BPBD: Kekeringan dan Kebakaran Dominasi Bencana di Sukabumi

BPBD mencatat pada Juni kebakaran terjadi sebanyak delapan kasus, kekeringan tujuh kasus, longsor tiga kasus dan angin puting beliung satu kasus.

Kekeringan yang disebabkan dalam dua bulan terakhir tidak turun hujan. (Foto: Net)

JABARNEWS | SUKABUMI - Kemarau panjang sering kali membawa dampak besar bagi kehidupan, seperti bencana kekeringan dan kebakaran lahan. Terhitung mulai bulan Juni selama musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, menyebutkan kebakaran dan kekeringan mendominasi kejadian bencana di kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali ini.

"Hampir setiap pekannya kami menerima informasi terjadi kebakaran yang disebabkan beberapa faktor, namun paling banyak penyebabnya korsleting listrik," kata Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Kamis (15/8/2019).

Baca Juga:

Petani Disarankan Beralih ke Palawija Saat Musim Kemarau

Antisipasi Kesulitan Air, Relawan di Cianjur Minta Pemkab Anilisis dan Mitigasi Sumber Air



Adapun rekapitulasi kejadian bencana hasil verifikasi BPBD setempat dalam dua bulan terakhir untuk Juni kebakaran terjadi sebanyak delapan kasus, kekeringan tujuh kasus, longsor tiga kasus dan angin puting beliung satu kasus.

Sementara pada Juli untuk kebakaran 11 kasus, angin puting beliung satu kasus, gempa bumi tiga kasus dan kekeringan 12 kasus. Untuk Agustus masih dalam rekapitulasi, tetapi pihaknya sudah menerima laporan beberapa kejadian bencana kebakaran yang menghanguskan rumah warga.

Menurutnya, untuk korban bencana kebakaran sudah mendapatkan bantuan darurat berupa genteng, kayu balok, kaso, paku, peralatan mandi, peralatan dapur, pakaian, selimut, sarung, makanan siap saji, baju sekokah (apabila ada korban yang sekolah).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Musim Kemarau Dampak Kekeringan BPBD Sukabumi Kebakaran Ketahanan Pangan

berita terkait

Ratusan Kepala Keluarga di Tasikmalaya Kesulitan Air Bersih

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi