bjb
itcbet

ITB Lakukan Riset Pemanfaatan Kayu untuk Produk Plywood Hibrid

Institut Teknologi Bandung. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | BANDUNG - Indonesia memiliki kekayaan alam berlimpah termasuk potensi pohon kelapa sebanyak 3,81 juta hektar yang tersebar di seluruh tanah air. Dari pohon ini, Indonesia pun memiliki potensi limbah khususnya serat kelapa sekitar 18,30 juta ton. Di Jawa Barat, daerah Ciamis menjadi salah satu daerah yang memiliki banyak pohon kelapa.

Di sisi lain, produksi kayu di Indonesia sudah mengalami penurunan. Seperti kayu jati yang membutuhkan 60 tahun untuk siap ditebang, sedangkan kebutuhan akan kayu semakin meningkat. Dengan memanfaatkan pohon jabon yang bisa siap panen kisaran umur 4-5 tahun saja, dapat menggantikan kayu jati tersebut sebagai veneer untuk kayu lapis (triplek).

Baca Juga:

Bangga, Mahasiswa ITB dan UI Raih Emas Dikejuaraan Matematika Internasional

Polda Jabar Gelar KaPeKa di ITB



Berangkat dari masalah tersebut, dosen Teknologi Pascapanen, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB, Rudi Dungani, Ph.D., melakukan riset tentang pemanfaatan serat kelapa sebagai bahan untuk kayu lapis dan juga pohon/batang jabon sebagai bahan pelapis (veneer) kayu.

Kayu jabon (anthocephalus cadamba miq) dan serat kelapa saat ini tampaknya akan menjadi alternatif bahan baku yang paling layak dalam industri berbasis kayu. Dalam risetnya, Rudi meneliti komposit hibrida dengan menggabungkan lapisan batang Jabon dan serat kelapa dalam produk kayu lapis dan menganalisis propertinya.
Halaman selanjutnya
Tags : ITB Pemanfaatan Kayu Kekayaan Alam Kayu Jabon Kayu Kelapa Kayu Jati

berita terkait

Yuk Coba Bersepeda Pakai "Garuda Bike"

Pendiri PT Astra Group Mendapat Gelar Doktor Kehormatan ITB

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi