JMN Channel


Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan, Ribuan Buruh Datangi Gedung DPRD

Buruh FSPMI menagih janji presiden untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Aksi buruh di depan Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi ujuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Purwakarta untuk menolak rencana revisi UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pada Kamis (15/8/2019).

Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Purwakarta, Fuad BM mengatakan, aksi ini digelar karena revisi UU tersebut disinyalir tidak lebih baik dari UU ketenagakerjaan yang saat ini diterapkan.

Baca Juga:

Memupuk Pohon Pepaya California Agar Berbuah Lebat, Begini Caranya

Teranyar! Polres Indramayu Ungkap Delapan Kasus Narkoba dalam Sebulan



"Tentu sikap kami soal revisi ini kalau merugikan, jelas kami akan menolak. Kami menolak revisi UU Ketenagakerjaan, karena tidak pro terhadap buruh. Beberapa diantaranya terkait dengan pesangon yang maksimal tujuh bulan. Artinya berapa lama pun kita bekerja, masa kerja kita hanya diakui maksimal adalah tujuh bulan upah. Dan itu tidak manusiawi dan bertentangan dengan apa yang digembar-gemborkan pemerintah tentang pembangunan manusia Indonesia seutuhnya," jelasnya.

Dalam aksi tersebut, buruh menyampaikan lima petisi terkait dengan aksinya itu, selain menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, juga menagih janji presiden untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

“Kami melakukan orasi ke kantor DPRD agar dewan membuat surat tertulis kepada presiden terkait dengan aspirasi FSPMI Kabupaten Purwakarta menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003,” ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Demo Buruh

berita terkait

Begini Cara Membasmi Ulat Bulu Pada Tanaman Hias di Rumah

Ragam Jenis Ikan Sapu Hias Cantik, Bisa Bikin Aquarium Tetap Bersih

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi