bjb
itcbet

Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan, Ribuan Buruh Datangi Gedung DPRD

Aksi buruh di depan Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi ujuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Purwakarta untuk menolak rencana revisi UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pada Kamis (15/8/2019).

Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Purwakarta, Fuad BM mengatakan, aksi ini digelar karena revisi UU tersebut disinyalir tidak lebih baik dari UU ketenagakerjaan yang saat ini diterapkan.

Baca Juga:

Ada Relawan Demokrasi, KPU Majalengka: Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Nathan Bocah Penderita Flek Paru Di Purwakarta Yang Sempet Viral, Ini Kondisinya



"Tentu sikap kami soal revisi ini kalau merugikan, jelas kami akan menolak. Kami menolak revisi UU Ketenagakerjaan, karena tidak pro terhadap buruh. Beberapa diantaranya terkait dengan pesangon yang maksimal tujuh bulan. Artinya berapa lama pun kita bekerja, masa kerja kita hanya diakui maksimal adalah tujuh bulan upah. Dan itu tidak manusiawi dan bertentangan dengan apa yang digembar-gemborkan pemerintah tentang pembangunan manusia Indonesia seutuhnya," jelasnya.

Dalam aksi tersebut, buruh menyampaikan lima petisi terkait dengan aksinya itu, selain menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, juga menagih janji presiden untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.
Halaman selanjutnya
Tags : Demo Buruh

berita terkait

Wow! Foya-foyanya Kaum Tajir

BTN Dukung Program BUMN Dalam Islamic Nexgen Fest 2019

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi