aqua

30 BumDesa di Buleleng Bali Dapat Bantuan Usaha AMDK

Prospek bisnis AMDK sangat menjanjikan untuk jangka panjang. Sebab income-nya jelas dan sangat cepat prosesnya.

Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja bersama di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, pada hari Rabu (21/8/2019). (Foto: Kemendesa PDTT)

JABARNEWS | BULELENG - Dalam rangka pengembangan usaha, 30 BUMDesa di Kabupaten Buleleng, Bali, akan mendapatkan bantuan usaha pengolahan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI bersama beberapa pihak, yakni Pemkab Buleleng, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Pakar Cipta Karya, dan PT Toya Ning Alami.

Baca Juga:

Paradigma Pembangunan Desa Telah Berubah dari Konsep Lama

BNI 46 dan PT Astra Siap Menjadi Mitra Kepala Desa



Dirjen PPMD Kemendesa Taufik Madjid mengatakan, pengembangan usaha BumDesa diharapkan dapat menyejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa di Kabupaten Buleleng sesuai potensi SDA-nya.

"BumDesa juga diharapkan mampu menjadi koorporasi dan sekaligus belajar tata kelola usaha bisnis, khususnya dalam pengelolan air bersih," kata Taufik usai penandatanganan perjanjian kerjasama di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Rabu (21/8/2019).

Perjanjian kerja bersama ini jelas Taufik, berada pada tiga lokasi di Kabupaten Buleleng. Di setiap lokasi akan didirikan satu mini factory AMDK yang tidak hanya sekali pakai. Nantinya akan dikelola secara bersama-sama oleh 8-10 BumDesa setiap lokasi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BUMDesa Kemendesa PDTT Pemkab Buleleng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Pakar Cipta Karya PT Toya Ning Alami.

berita terkait

Banyak Provinsi Tak Miliki Anggaran Peningkatan Kapasitas Kades

Dirjen PPMD Serukan Komitmen Untuk Tuntaskan Mandat UU Desa

Dirjen PPMD: Empat Mandat Dalam Berdesa Harus Terus Diperkuat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi