Ridwan Kamil: Usulan Pemekaran Provinsi Bogor Raya Dinilai Tidak Relevan

Ridwan Kamil menilai lebih setuju agar dilakukan pemekaran tingkat dua (kabupaten/kota) atau desa.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Walikota Bogor, Bima Arya. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Kembali menyeruaknya wacana pemekaran provinsi seperti usulan Walikota Bogor mengenai pembentukan Provinsi Bogor Raya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai tidak relevan dilakukan namun pihaknya lebih setuju jika di Provinsi Jabar dilakukan pemekaran desa atau wilayah tingkat dua (kabupaten/kota).

"Jadi, berbagai bantuan keuangan dari pemerintah pusat itu turunnya ke daerah tingkat dua bukan ke provinsi. Makanya enggak relevan kalau pemekaran provinsi mah dan kalau menurut saya yang berpengaruh itu adalah pemekaran tingkat dua (kabupaten/kota) atau desa," kata Ridwan Kamil usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis.

Baca Juga:

Wisata Kuliner Sukabumi Unik, Harus Kita Coba Saat Berkunjung

Waspada! Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Karawang



Menurut Emil demikian sapaan akrabnya, jika dilakukan pemekaran wilayah tingkat dua sebanyak 10 daerah maka jumlah anggaran dari pemerintah pusat ke Provinsi Jabar akan bertambah.

"Kalau nambah 10 daerah saja itu maka bantuan keuangan triliunan rupiah akan masuk dari pusat karena berbanding lurusnya dengan jumlah daerahnya," kata Emil.

Dia mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian pemekaran desa di Jawa Barat.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Provinsi Bogor Raya Daerah Otonomi Baru Kota Sukabumi Bima Arya Ridwan Kamil

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi