Live Stream Bandung 132 TV


Mahasiswa Papua di Bandung Gelar Aksi Kecam Rasisme

Mahasiswa Papua tetap bersikeras untuk kembali pulang ke Papua. Karena mereka sudah merasa tidak aman tinggal di Jawa.

Mahasiswa Papua menggelar aksi di depan Gedung Sate, Kamis (22/8/2019). (Foto: Red)

“Gubernur memfasilitasi dan siap menampung kami untuk menginap. Rencana kami akan menempati Universitas Cendrawasih dan Universitas Papua,” ungkapnya.

Lanjutnya, ia juga akan berkoordinasi dengan setiap pengurus yang berada di Jawa dan Bali untuk menyikapi hal itu dan menentukan waktu yang tepat untuk pulang ke Papua.

Baca Juga:

ACT Purwakarta bagikan makan lewat Foodtruck Ifthar Ramadhan

Video: Aksi Kocak Erick Thohir, Rayu Sopir Pickup Dukung Persis Solo



Tamelek mengatakan, dengan kulit, rambut dan ras yang berbeda, NKRI pantas menyebutnya monyet. Tidak hanya rasisme, kata dia, kasus pelanggaran HAM di Papua pun tidak pernah diungkap.

Oleh karenanya, kendati mendapatkan jaminan kejadian tersebut tidak akan terulang kembali. Ia dan kawan-kawannya ingin membangun daerah sendiri di Papua dan meminta hak menentukan nasib sendiri bagi masyarakat yang ada di tanah Papua.

“Kami ingin memisahkan diri dan membuat negara sendiri. Meskipun ada jaminan tidak akan terjadi lagi hal seperti ini, kami tetap akan memisahkan diri. Sebab kasus pelanggaran HAM di sana tidak pernah diungkap,” ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Mahasiswa Papua Rasisme Ikatan Mahasiswa se-Papua Aksi Disriminasi

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi