aqua

Begini Strategi Pemkab Subang Genjot Pembangunan Infrastruktur

Ilustrasi. (Dok. Net)

Bupati menjelaskan bahwa skema pengembalian pinjaman daerah akan diselesaikan dalam tempo 4 (empat) sampai 5 (lima) Tahun kedepan.

“Momentum pembangunan Pelabuhan Patimban diharapkan menjadi katalisator peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Subang. Dan lebih penting lagi bila pendapatan asli daerah belum juga bergerak sesuai dengan harapan maka pagu belanja alokasi infrastruktur yang sudah kami programkan akan kita dahulukan untuk digunakan pembayaran pinjaman daerah tersebut secara bertahap,” ujarnya.

Baca Juga:

Hanafi Rais Alami Kecelakaan, Petugas: Dua Kendaraan Terlibat Diduga Kabur

Hanafi Rais Putra Amien Rais Alami Kecelakaan di Tol Cipali, Begini Kondisinya



Sementara itu, Kepala BKAD Kabupaten Subang H. Syawal mengatakan, mekanisme Pinjaman Daerah sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah.

Merujuk pada peraturan pemerintah tersebut proses realisasi pinjaman daerah cukuplah Panjang, karena selain harus mendapatkan persetujuan dari DPRD Kabupaten Subang juga harus mendapatkan persetujuan dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Terlepas dari pro dan kontra yang ada, tentunya kita berharap kebijakan Pinjaman Daerah tersebut harus-benar didasarkan kepada sebesar-besarnya kepentingan masyarakat dan peran serta masyarakat dalam mendukung dan mengawasi seluruh program Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menjadi aspek penting yang tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya.(Red)
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Subang Pinjaman Daerah Pemkab Subang Pembangunan Infrstruktur Bupati Subang H. Ruhimat

berita terkait

Korban Penipuan Investasi Bodong Lapor ke Polres Subang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi