Survei IDM: 94 Persen ASN Tolak Rencana Pemindahan Ibu Kota

Survei dalam bentuk tanya jawab dilakukan terhadap 1.225 responden ASN, mewakili 800 ribu PNS yang bertugas di pemerintahan pusat.

Ilustrasi- ASN (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau Kalimantan ternyata tidak mendapat dukungan penuh dari Aparatur Sipil Negara atau ASN. Mayoritas dari ASN bahkan menolak ide yang akan diimplementasikan Presiden Joko Widodo itu.

Hal ini tergambar dalam hasil survei yang dilakukan Indonesia Development Monitoring (IDM) pada 7 hingga 20 Agustus 2019 lalu, terkait pemindahan pusat pemerintahan dan ibu kota negara Indonesia.

Baca Juga:

Asyiik...ASN Tasik Wajib Bersepeda

Tunjangan Kinerja ASN Di Majalengka Capai Rp114 Miliar



Direktur Eksekutif IDM Harly Prasetyo dalam keterangan persnya pada Sabtu (24/8/2019) menyebutkan, survei dalam bentuk tanya jawab dilakukan terhadap 1.225 responden ASN, mewakili 800 ribu PNS yang bertugas di pemerintahan pusat.

"Hasilnya sebanyak 94,7 persen ASN menolak ibu kota dan pusat pemerintahan dipindahkan ke Kalimantan. Sebanyak 3,9 persen setuju, sisanya abstain," ucap Harly.

Dia menerangkan bahwa alasan penolakan mereka didapati 93,7 persen menyatakan khawatir dengan fasilitas kesehatan dan pendidikan anak yang kurang bermutu. Sebab, sarana yang berkualitas banyak di DKI Jakarta.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pemindahan Ibu Kota Survei IDM ASN Indonesia Development Monitoring

berita terkait

Camat Jatiluhur Maksimalkan TKD untuk Layani Masyarakat

Wali Kota Bandung: ASN Harus Paham Perda Bangunan

Selesaikan Kredit Macet, Oded Apresiasi Kinerja PD BPR

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi