aqua

Pemprov Jabar Verifikasi Ulang Kerugian Warga Terdampak Minyak Tumpah

Banyaknya pendaftar keperluan ganti rugi termasuk pelaku usaha tambak, nelayan, bahkan tukang ojek

Warga membersihkan tumpahan minyak di perairan Karawang beberapa waktu lalu. (Foto: Net)

JABARNEWS | KARAWANG - Pasca tumpahnya minyak pertamina di perairan Karawang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan Pertamina, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemerintah Karawang serta Bekasi tengah melakukan pendataan ulang untuk keperluan ganti rugi kepada masyarakat.

"Sebenarnya sudah dilakukan pendataan minggu lalu, tetapi harus diulang karena ternyata ada masyarakat yang bukan termasuk nelayan atau pelaku usaha di sekitar kawasan ikut mendaftar," kata Kepala Diskanlut Provinsi Jabar Jafar Ismail di Bandung, Minggu (25/8/2019).

Baca Juga:

Taman "Dilan" Akan Dibangun Di Bandung

Emil: Jabar Akan Menerima Pesanan Merchandise Honda



Menurut Jafar, selain masyarakat atau nelayan, banyak tukang ojek yang ikut mendaftar sehingga data harus diverifikasi kembali.

Ia mengatakan, para nelayan di daerah yang terdampak tumpahan minyak sudah tidak bisa mencari ikan karena lautnya tercemar, kemudian para pembudidaya tambak disana juga harus berhenti karena tidak bisa mengganti air.

"Apabila sudah terdata semuanya, maka secepatnya akan dirugikan uang ganti rugi. Pertamina saat ini juga memperkerjakan para nelayan untuk mengambil tumpahan minyak, sehingga ekonomi mereka masih bisa berjalan," tuturnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tumpahan Minyak Karawang PT Pertamina Pemprov Jabar Dislankut Ganti Rugi

berita terkait

Pembangunan Waduk Kuningan Sudah 88.35 Persen

Wagub Uu Resmikan Gedung Pusat Kemanusiaan Di Soreang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi