Pasca Laka, Pemkab Karawang Ajukan Izin Perlintasan Sebidang

Akses jalan itu sudah menjadi akses utama yang menghubungkan antara Warungbambu-Telukjambe.

Sejumlah petugas mengevakuasi bus yang tertabrak kereta api Argo Parahyangan KA-32 jurusan Gambir - Bandung di Warung Bambu, Karawang. (Foto: Antara)

JABARNEWS | KARAWANG - Pasca kecelakaan kereta dengan bus di pelintasan sebidang liar beberapa waktu lalu, kini Pemerintah Kabupaten Karawang akan akan mengajukan izin resmi untuk pelintasan sebidang. Surat izinnya akan disampaikan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

"PT KAI Daop 1 masih tetap menutup pelintasan sebidang di wilayah Gorowong," kata Kepala Dinas Perhubungan setempat Arief Bijaksana Maryugo, usai pertemuan dengan perwakilan PT KAI Daop ,1, di Karawang, Rabu (28/9/2019).

Baca Juga:

Jaga Keutuhan NKRI melalui Jelajah Kebangsaan

Hari Ini, Tiket Kereta Untuk Lebaran Mulai Dijual



Di antara pertimbangan disampaikannya permohonan izin itu karena lintasan jalan yang "membelah" rel kereta itu merupakan jalan kabupaten yang lalu lintasnya cukup padat. Bahkan akses jalan itu sudah menjadi akses utama yang menghubungkan antara Warungbambu-Telukjambe.

"Pertimbangan lainnya, jika lintasan itu ditutup, akan menambah kemacetan di jalan Wirasaba," kata Arief.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta berharap agar Pemkab Karawang mencari solusi atas keberadaan pelintasan liar atau pelintasan kereta tanpa palang pintu di wilayah Karawang.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Tabrakan Kereta Kereta Tabrak Bus PT KAI DAOP I Jakarta Karawang

berita terkait

Mudik Lebaran 2019, PT KAI Berlakukan Batasan Bagasi

PT KAI Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Stasiun Jatibarang

PT KAI Resmikan Klinik Mediska Jatibarang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi