JMN Channel


Puncak Kemarau, 23.718 Warga Purwakarta Krisis Air Bersih

Di wilayah Purwakarta. Musim hujan diperkirakan baru akan terjadi pada November 2019.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta menyalurkan air bersih. (Foto: Antara)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Selama beberapa bulan terakhir Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta membagiakn air bersih kepada masyarakat, namun sebanyak 23.718 jiwa warga yang tersebar di sejumlah kecamatan mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau tahun ini.

"Selama beberapa bulan terakhir, kami telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah daerah yang mengalami kesulitan air bersih," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pemkab Purwakarta Wahyu Wibisono, di Purwakarta, Jumat.

Baca Juga:

Konsentrasi Berkendara Terganggu saat Puasa? Ini Tips Aman Ala Dishub Purwakarta

Polres Purwakarta Bakal Lakukan Penyekatan Arus Mudik, Berikut Titiknya



Ia mengatakan, hingga akhir Agustus ini pihaknya telah mendistribusikan sekitar 209 ribu liter air bersih ke 20 desa yang tersebar di 10 kecamatan.

Ratusan ribu liter air bersih itu telah disalurkan untuk 57 RT dan 39 RW dengan total kepala keluarga sebanyak 9.917 KK atau 23.718 jiwa.

Menurut dia, saat ini sudah memasuki puncak kemarau sehingga pihaknya masih mewaspadai ancaman kekeringan di wilayah Purwakarta. Musim hujan diperkirakan baru akan terjadi pada November 2019.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Musim Kemarau Kabupaten Purwakarta Kekeringan Kurang Air Bersih

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi