Live Stream Bandung 132 TV


Hoaks Papua Masif Tersebar Lewat Twitter

Sebanyak 555.000 Url hoax tersebar dan mention akun menyentuh 100.000 lebih.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Rudiantara. (Foto: Rakisa/Jabarnews)

JABARNEWS | JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencatat sebanyak 555.000 Uniform Resource Locator (URL) digunakan untuk menyebarkan kabar bohong atau hoaks soal konflik di Papua.

"Dari jumlah tersebut, URL yang paling banyak disebar lewat media sosial yakni Twitter" ujar Menkominfo Rudiantara di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa malam (3/9/2019).

Baca Juga:

Kalah 2-0 dari Persija, Persib Optimis Kejar Dua Gol di Leg Kedua

Kasus Penganiayaan di RS Siloam, Warga: Siapa Yang Gak Panik Lihat Anak Pendarahan



Hingga 1 September kemarin, platform Twitter dari 555.000 [URL], akun asli posting yang mention itu ada 100.000 lebih.

Rudiantara menyatakan pihaknya menemukan akun-akun twitter tersebut berasal dari luar negeri, yakni salah satu negara di Eropa meski jumlahnya tak sebanyak dibandingkan akun dari dalam negeri.

"Bukan dari warga negara tersebut (Eropa), tetapi dari [lokasi] negara tersebut, hal ini dilihat dari tracking mention-nya," kata Rudi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Menkominfo Media Sosial Platform Twitter Saber Hoaks Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi