bjb

Pro Kontra Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Karikatur Dodi Budiana/Jabarnews

JABARNEWS | KARIKATUR - Iuran BPJS Kesehatan kelas I dan II dipastikan naik. Angka kenaikan mengacu pada skema yang diusulkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Dirut BPJS Kesehatan, Fahmi Idris mengatakan jika iuran BPJS tidak dinaikan defisit BPJS nyaris mencapai Rp. 80 triliun.

Baca Juga:

Polda Jabar Berhasil Ungkap Korupsi Dana BPJS di RSUD Lembang

Haris Azhar: Akreditasi Rumah Sakit Hambat Layanan Kesehatan



Menurut Fahmi, jika tidak ada kebijakan menaikan iuran tersebut maka BPJS kesehatan makin parah. Dari tahun ke tahun defisit makin lebar. Harapannya dengan perbaikan fundamental iuran dapat menjadi solusi.

Rencana kenaikan iuran BPJS tersebut menuai pro dan kontra di masyarakat. Beberapa pengamat berharap pemerintah mencari cara lain, atau kebijakan selain dengan menaikan iuran. Seperti halnya mempertahankan subsidi dari pemerintah.
Halaman selanjutnya
Tags : Iuran BPJS BPJS Kesehatan Kenaikan Iuran Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Ketua DPR Pertanyakan Penonaktifan 5,2 Juta Peserta PBJ JKN-KIS

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi