Bupati Bogor Sesalkan Video Lama Kawin Kontrak Kembali Viral

Program Nobat dari Pemkab Bogor tidak hanya melakukan operasi prostitusi, melainkan juga melaksanakan operasi penertiban bangunan yang disalahgunakan untuk kegiatan prostitusi.

Ilustrasi. (Net)

JABARNEWS | BOGOR - Kawin kotrak sudah bukan rahasia umum di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Berita tentang kawin kontrak antara turis asal Timur Tengah dengan wanita setempat, sudah menjalar ke mana-mana, dan menjadi salah satu kegiatan negatif yang mencoreng nama baik Puncak. Puncak tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata alam yang indah, tetapi juga dituding sebagi daerah tujuan wisata seksual.

Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin kembali meluruskan viralnya video dokumenter tentang kawin kontrak di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang diunggah ke Youtube oleh orang tak dikenal pada 2013.

Baca Juga:

Sitem MRLL Siap Urai Kemacetan Puncak Bogor

Respons Bupati Bogor Soal Maraknya Kawin Kontrak di Kawasan Puncak



"Kenapa video soal kawin kontrak itu diviralkan kembali melalui grup-grup WhatsApp. Video itu betul-betul menjatuhkan citra pariwisata di Kabupaten Bogor. Itu video produksi 2013," ujarnya kepada Antara di Cibinong, Bogor, Selasa (10/9/2019).

Namun, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah melakukan beberapa langkah untuk menghilangkan prostitusi di Kawasan Puncak Bogor.

"Pemkab Bogor telah melaksanakan aksi Nongol Babat (Nobat), yakni dengan melakukan operasi prostitusi di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, termasuk di Kawasan Puncak, Cisarua," kata Ade Yasin.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kawin Kontrak Puncak Bogor Wisata Halal Warga Krisis Identitas Operasi Prostitusi Nongol Babat Pemkab Bogor Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Puncak Bogor

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi