bjb
itcbet

16,3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan PMI Atasi Kekeringan

Petugas PMI menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | SUKABUMI - Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau yang melanda mulai Juli dan diprediksi hingga Oktober 2019 puncaknya terjadi pada Agustus 2019. Sedangkan Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Arifin M Hadi mengatakan pemerintah memprediksi pada musim kemarau tahun ini bakal mengakibatkan 48.491.666 jiwa terancam kekeringan di 28 provinsi.

Berdasarkan informasi itu PMI langsung melakukan langkah dan respon cepat dalam meminimalisasikan dampak kemarau panjang ini salah satunya mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi di Indonesia. Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan air bersih sebanyak 16.377.400 liter ke sejumlah lokasi di Indonesia yang terdampak bencana kekeringan dan kesulitan air bersih.

Baca Juga:

Terjadi Gempa Bumi Berkekuatan 7,7 SR di Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Suhu 'Gado-Gado' Menyelimuti Wilayah Majalengka



"Pelayanan yang kami diberikan ini diharapkan bisa mengurangi beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, apalagi hampir seluruh provinsi di Indonesia terdampak kemarau panjang. Dalam penanggulangan bencana kekeringan ini kami pun berkoordinasi dengan pemerintan daerah setempat," jelas Kepala Posko PMI Pusat Masfuri melalui sambungan telepon dari Sukabumi, Kamis (12/9/2019).

Pada operasi ini pihaknya sudah menginstruksikan ke seluruh relawan PMI yang ada di daerah untuk memberikan pelayanan kepada warga khususnya yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Halaman selanjutnya
Tags : Musim Kemarau BMKG Bantuan Air Bersih Rekayasa Cuaca Bantuan PMI Jabarnews Berita jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Gempa Bermagnitudo 5,9 SR Guncang Pangandaran

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi