Anies Dinilai Cari Pembenaran Bolehkan PKL Jualan di Trotoar

Pejalan kaki harus steril dari gangguan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Diskusi Menyongsong Revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di ruang Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/9/2019). (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan memperbolehkan pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar menuai pro dan kontra.

Anies dinilai hanya mencari pembenaran terkait kebijakannya dalam merangkul pedagang kaki lima tersebut.

Baca Juga:

Pengemudi Tabrak Pejalan Kaki di Purwakarta Terancam Penjara 6 Tahun

Mobil Pick Up Tabrak Empat Pejalan Kaki Di Purwakarta



Demikian disampaikan Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga dalam diskusi Menyongsong Revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di ruang Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Nirwono menjelaskan, pejalan kaki harus steril dari gangguan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Kemudian jika ada peraturan di bawahnya seperti Permen PUPR, Perda dan Pergub jelas sangat melanggar UU. Maka harus kita kembalikan ke UU sebagai aturan yang lebih tinggi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Fungsi Trotoar Pejalan Kaki PKL di Trotoar Anies Baswedan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Ridwan Kamil Akan Panggil Seluruh Kepala Daerah di Jabar

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi