aqua

Pemprov Jabar Gandeng Ilmuan Hawaii Beri Pelatihan Manajemen Bencana

Setiap tahun ada 1.200-1.500 laporan kebencanaan di Jawa Barat. Mayoritas adalah bencana hidrologis.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat pelatihan Smart Disaster Management di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Masyarakat saat ini mesti sadar bencana. Maka dari itu pemberian pemahaman dan penyadaran pentingnya mitigasi bencana ditekankan. Seperti yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang melaksanakan pelatihan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Kamis (12/9/2019).

Menggandeng sejumlah ilmuwan dari Hawaii, AS yang tergabung dalam East West Center (EWC) memberikan pelatihan manajemen kebencanaan bagi pemangku kepentingan dari sejumlah propinsi di Indonesia

Baca Juga:

Ini Rincian Polda Jabar Terkait Korban Bencana Banjir

Ini Daftar Daerah di Bekasi yang Terendam Banjir Hingga Capai Dua Meter



Sebanyak 30 peserta, yang terbagi dalam lima kelompok, memaparkan ide atau konsep penanganan kebencanaan di Jabar sampai tahun 2040 kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara penyerahan sertifikat sekaligus evaluasi pelatihan Smart Disaster Management di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Melalui pelatihan tersebut, Gubernur Emil demikan sapaan akrabnya meminta agar ada cetak biru Buku Ketangguhan Budaya Jawa Barat atau Resilience Culture Province, yang menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jabar saat ini. Dia pun memberikan tenggat waktu tiga bulan kepada BPBD Jabar untuk membuat buku tersebut.

"Ini salah satu komitmen politik tentang Jabar Resilience Culture Province (Budaya Ketangguhan Jawa Barat)," ucap Emil.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Pelatihan Bencana Ilmuan EWC BPBD Jabar Smart Disaster Management Gubernur Jabar Ridwan Kamil Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi