aqua

Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Presiden Dinilai Logis

Dibahasnya revisi UU KPK menunjukan Presiden tidak mempercayai komisioner KPK yang ada saat ini. 

Pengamat Politik, Ray Rangkuti. (Foto: Odo/JabarNews)

JABARNEWS I JAKARTA - Pengamat Politik, Ray Rangkuti mengatakan, para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengembalikan mandatnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan langkah logis.

Pasalnya kata Ray, dibahasnya revisi UU KPK menunjukan Presiden tidak mempercayai komisioner KPK yang ada saat ini. 

Baca Juga:

Gerindra Tidak Akan Intervensi UU KPK

Mahasiswa Bandung gelar Aksi Demo Tolak RUU KPK



"Diabaikannya pendapat dan aspirasi mereka menunjukan bahwa presiden sedang tidak mendukung langkah-langkah mereka," ujar Ray kepada Jabarnews.com, Senin (16/9/2019). 

Lanjut Ray, hal yang sama datang dari DPR. Bahkan ada anggota DPR memberi cap anarko bagi pihak yang menyatakan menolak revisi UU KPK. Padahal itu hanya aspirasi biasa bukan keputusan. Dalam suasana seperti saat ini, kenyamanan dalam bekerja juga sudah hilang. 

Apalagi jika revisi UU KPK ini benar akan diselesaikan pada September ini. Maka mereka akan bekerja dalam satu UU yang justru mereka tolak dengan sengit sejak awal.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Revisi Undang Undang Undang Undang KPK Serahkan Mandat Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita KPK

berita terkait

Waduh! Rencana Revisi Undang-Undang KPK Kisruh

Revisi UU KPK Harus Akomodir Mekanisme SP3

Airlangga: Revisi UU KPK Inisiatif Baleg DPR

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi