Tolak Kenaikan Iuran, Ibu-Ibu Datangi BPJS Kesehatan Depok

Pada tahun 2009 dana APBN untuk Jamkesmas sebesar Rp 6,7 triliun untuk menmenuhi 86,7 juta orang di kelas 3 seluruh rumah sakit dan puskesmas.

Ibu-ibu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor BPJS Kesehatan Depok. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | DEPOK - Ratusan massa mayoritas kalangan ibu-ibu pada Kamis (19/9/2019) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BPJS di Jalan Margonda, Kota Depok. Aksi tersebut dilakukan untuk menentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang direncanakan oleh Pemerintah.

Salah satu koordinator aksi Titi Setiwati mengatakan keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS tidak masuk akal. Ia memastikan, menaikkan 100% iuran BPJS Kesehatan semakin memberatkan bagi rakyat miskin dan tidak mampu yang sudah tidak mampu bayar iuran.

Baca Juga:

DPR Protes Soal Pernyataan Dirut BPJS Kesehatan

Iuran Berlipat Ganda, Peserta BPJS di Bekasi Pilih Turun Kelas



“Sebelum naik saja masyarakat tidak sanggup bayar. Apalagi dinaikkan. Jadi pemerintah kok memeras rakyat,” katanya.

Sementara kesehatan adalah hak rakyat yang paling azasi yang sudah dijamin oleh UUD’45 dan Undang-Undang No 39/1999 tentang Hak Azasi Manusia (HAM) yang meratifikasi konvensi internasional. Rakyat Indonesia memiliki hak untuk hidup yang dijamin pasal 4 oleh Undang-Undang No 39/1999 Tentang Hak Azasi Manusia. Kehidupan rakyat seharusnya tidak boleh diperdagangkan.

Dia menegaskan seharusnya pemerintah RI menghentikan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang telah mengkomersilkan jaminan kesehatan.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Iuran BPJS Polemik BPJS Kesehatan Wajib Bayar BPJS Ibu-ibu Demo BPJS Jaminan Kesehatan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Presiden Setujui Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan: Tak Mampu Bayar Iuran Bisa Lapor ke Dinsos

IGJ: Kenaikan Iuran Tidak Selesaikan Defisit BPJS Kesehatan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi