aqua

Warga Seolah Tak Jera Meski Terkena OTT Buang Sampah Sembarangan

Pemkab Bogor telah melakukan OTT kepada ratusan warga dikenakan sanksi denda sebesar Rp50 juta dan kurungan selama tiga bulan bagi para pembuang sampah sembarangan.

Tumpukan sampah di Sungai Cipakancilan yang menjadi sorotan Ibu Negara. (Foto: Indopos)

JABARNEWS | BOGOR - Warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan terancam denda dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Seolah tak jera meski sudah dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada ratusan pembuang sampah sembarangan, setelah sampah di Sungai Cipakancilan Bogor menjadi sorotan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo.

"Hampir tiap malam OTT, ada yang dikasih peringatan, ada penindakan, udah di atas 100 orang," kata Ade Yasin kepada di Cibinong, Bogor, Kamis (19/9/2019)

Baca Juga:

Mang Oded: Bandung Wacanakan Perda Sampah

Batasi Plastik, Alfamart Dukung Program Antik Pemkab Bogor



Menurutnya, aturan mengenai penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan ini sudah tertuang dalam pasal 9 ayat 2 Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa ada sanksi denda sebesar Rp50 juta dan kurungan selama tiga bulan bagi para pembuang sampah sembarangan. Tapi, denda maksimal itu sampai saat ini belum bisa diberlakukan.

"Itu (denda) pertimbangan pengadilan. Saya pikir itu harus diterapkan, aparat harus bersikap tegas," kata Bupati yang belum genap setahun memimpin di Kabupaten Bogor itu.

Di samping itu, menurutnya Pemkab Bogor sudah melakukan sejumlah upaya menekan angka pencemaran lingkungan, salah satunya dengan menyediakan tong sampah dan menambah armada truk pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sampah Plastik Pengolahan Limbah Iriana Jokowi Ade Yasin Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bogor Jabarnews Berita Jawa Barat Berita terkini Sungai Cipakancilan

berita terkait

Dengan Cara Ecobrick Mahasiswa Unsika Manfaatkan Sampah Plastik

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi