Perbedaan Seragam Guru Honorer dan ASN Dirasa Diskriminatif

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menyatakan kebijakan tersebut dirasa diskriminatif bagi guru honorer.

Ilustrasi. (Net)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pasca beredarnya viralnya foto dan video syur wanita berhijab berseragam PNS yang diketahui sebagai oknum guru di SMK swasta yang ada di Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat mengeluarkan surat kepada seluruh Kabupaten/Kota terkait pakaian dinas untuk SMA/SMK/SLB negeri.

Surat tertanggal 20 September 2019 itu membedakan pakaian dinas harian (PDH) guru dan tenaga kependidikan (GTK) berstatus PNS dengan yang non PNS.

Baca Juga:

Wakil Wali Kota Bandung: Kadisdik Bukan Diberhentikan Tapi Habis Kontrak

SMP Negeri 3 Purwakarta Akan Gelar Spenty Cup Se-Kabupaten



Kebijakan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui surat aturan pengguna seragam bagi tenaga honorer itu diprotes guru honorer di Kabupaten Purwakarta. Kebijakan tersebut mereka nilai sangat diskriminatif.

"Intinya kita kerja sesuai kewajiban, tanggung jawab dan aturan berlaku, tapi kalau perbedaan mencolok yang bersifat diskriminatif kami sangat menyayangkannya. Biarlah kita bukan PNS, tunjangan tak seperti PNS, tapi dalam pekerjaan kita sama dan juga berada dilingkungan yang sama," ungkap salah seorang guru honorer yang mengajar di SMA Negeri di Kabupaten Purwakarta, yang enggan disebutkan namanya, Senin (23/9/2019).

Ia menambahkan, pakaian untuk guru sebaiknya tidak dibedakan atas dasar status kepegawaiannya. Apalagi pakaian seragam juga merupakan kebanggaan bagi honorer dalam mengabdi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Seragam Guru Dibedakan Seragam Guru Honorer Seragam ASN Dinas Pendidikan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Uu Minta Kepala Sekolah Di Jabar Pandai Bergaul

Viral Video Mesum Pelajar SMP Di Kuningan

UNBK di Purwakarta Belum 100 persen

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi