bjb

Terapkan Perda KTR, Depok Raih Penghargaan APCAT se-Asia Pasific 2019

Wali Kota Depok Mohammad Idris menerima penghargaan APCAT. (Foto: Humas Pemkot Depok)

JABARNEWS | DEPOK - Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tembakau di dunia, sekaligus pasar produk rokok yang terbesar. Banyaknya kasus kematian akibat rokok mendorong berbagai pihak mendesak pemerintah untuk melakukan pengendalian tembakau, melalui aksesi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control).

FCTC memungkinkan perlindungan bagi kesehatan masyarakat, melalui pengendalian permintaan, harga dan cukai, kemasan dan pelabelan, iklan atau promosi dan sponsor rokok, serta perlindungan dari asap. Selain pengendalian permintaan, perlu juga dilakukan pengendalian penawaran, termasuk upaya melarang penjualan rokok pada anak dibawah umur.

Baca Juga:

Pemkot Depok Canangkan Target 126 Kampung KB Tahun 2020

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Menjadi Komitmen Pemkot Depok



Pemerintah Kota (Pemkot) meraih penghargaan dari Aliansi Kota Asia Pasifik untuk pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular (Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and NCDs Prevention/APCAT), atas usaha dan kepeduliannya mengatur konsumsi rokok di wilayah setempat.

"Syukur Alhamdulillah, Depok mendapatkan penghargaan APCAT se-Asia Pasific 2019, atas kepedulian terhadap penggunaan atau pemakaian rokok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Kamis (26/9/2019).
Halaman selanjutnya
Tags : Kawasan Tanpa Rokok Pemkot Depok Satgas KTR Perda KTR Muhamamad Idris Penghargaan APCAT Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

CPNS 2019, Pemkot Depok Ajukan Penambahan Kuota

Jelang Kurban, DKPPP Depok Dibantu 65 Mahasiswa IPB

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi