aqua

Formappi: DPR Sembunyikan Draf Rancangan UU

Diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan DPR dan Pemerintah.

Peneliti Fungsi Legislasi Formappi, Lucius Karus. (Odo/Jabarnews)

JABARNEWS I JAKARTA - Peneliti Fungsi Legislasi Formappi, Lucius Karus protes terhadap pernyataan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasona Laoly yang menuding mahasiswa yang melakukan demonstrasi tak paham norma-norma yang diatur melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP).

"Oke, khalayak ramai mungkin memang tak membaca seluruh naskah RKUHP sebelum menyatakan protes. Akan tetapi tanpa disadari oleh menteri dan juga anggota DPR yang ngomong berbusa-busa terkait substansi R-KUHP bahwa media informasi resmi lembaga mereka bahkan tak menyediakan informasi untuk publik terkait draf RUU, Naskah Akademik RUU yang menjadi syarat memulai pembahasan RUU, dan risalah rapat pembahasan," ujar Lucius kepada Jabarnews.com, Jumat (27/9/2019).

Baca Juga:

Empat Isu Aktual yang Direspon Ketua DPR

Rumor Paham Radikal Susupi KPK, Karena Pegawai Gunakan Celana Cingkrang



Lucius menduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan DPR dan Pemerintah dengan menyembunyikan naskah akademik, draf RUU dan juga risalah.

Sangat mungkin mereka memang tak punya kemauan untuk melibatkan publik. Kalau mereka menjadikan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan beberapa stakeholder sebagai rasionalisasi keterlibatan publik, maka sesungguhnya mereka keliru.

"Kelompok yang diundang DPR dan Pemerintah dalam proses pembahasan RUU tak bisa mengklaim mewakili aspirasi masyarakat luas. Apalagi jika kelompok yang umumnya diundang DPR untuk membahas adalah kelompok masyarakat yang sudah diindentifikasi akan berpandangan sama dengan mereka," katanya. 
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Formappi DPR RI Sembunyikan Draf RUU Menkumham Lucius Karus Jabarnews Berita Jawa Berita Terkini

berita terkait

Kiayi Maman Dipastikan Melenggang Lagi ke Senayan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi